Unigal Repository

ANALISIS TARIF ANGKUTAN UMUM ANTAR KOTA BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN KEMAMPUAN PENUMPANG MEMBAYAR TARIF (ABILITY TO PAY DAN WILINGNESS TO PAY) (Studi Kasus PO. Sumber Jaya Trayek Kawali-Tangerang)

Show simple item record

dc.contributor.author Syahrul Nugraha, Ara
dc.contributor.author Syahrul Nugraha, Ara
dc.date.accessioned 2026-09-11T02:45:40Z
dc.date.available 2026-09-11T02:45:40Z
dc.date.issued 2026-09-10
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9630
dc.description.abstract ABSTRACT Penentuan tarif angkutan umum perlu mempertimbangkan keseimbangan antara biaya operasional kendaraan sebagai kepentingan operator dan kemampuan serta kemauan membayar sebagai kepentingan pengguna jasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tarif angkutan umum bus PO Sumber Jaya trayek KawaliTangerang berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Ability To Pay (ATP), dan Willingness To Pay (WTP). Penelitian menggunakan metode survei dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner dan data jumlah penumpang serta data sekunder berupa tarif dan jumlah armada. Analisis BOK dilakukan berdasarkan komponen biaya langsung dan biaya tidak langsung, sedangkan analisis ATP mempertimbangkan pendapatan, alokasi biaya transportasi, dan intensitas perjalanan. Analisis WTP dilakukan berdasarkan persepsi penumpang terhadap tarif dan pelayanan angkutan umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pokok operasional kendaraan sebesar Rp6.499,84/bus-km. Dengan load factor eksisting sebesar 40%, diperoleh biaya sebesar Rp361,10 per penumpang-km dan tarif berdasarkan BOK sebesar Rp108.330 per penumpang. Sementara itu, tarif yang berlaku pada PO Sumber Jaya sebesar Rp160.000 per penumpang. Nilai ATP pada hari kerja sebesar Rp4.089,29/km untuk penumpang umum dan Rp2.145,81/km untuk pelajar, sedangkan pada hari libur sebesar Rp3.995,14/km untuk penumpang umum dan Rp3.569,08/km untuk pelajar. Nilai WTP pada hari kerja sebesar Rp133.581,35 untuk penumpang umum dan Rp128.333,33 untuk pelajar, sedangkan pada hari libur sebesar Rp133.616,07 untuk penumpang umum dan Rp129.545,45 untuk pelajar. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa tarif yang berlaku saat ini masih lebih tinggi dibandingkan kemampuan dan kemauan membayar sebagian besar penumpang. Oleh karena itu, penetapan tarif perlu mempertimbangkan kondisi biaya operasional kendaraan serta kemampuan dan kemauan membayar penumpang agar tercipta tarif yang terjangkau bagi masyarakat dan tetap mendukung keberlangsungan operasional angkutan umum. Keyword : Tarif Angkutan Umum, Biaya Operasional Kendaraan, Ability To Pay, Willingness To Pay, PO Sumber Jaya en_US
dc.subject Tarif Angkutan Umum, Biaya Operasional Kendaraan, Ability To Pay, Willingness To Pay, PO Sumber Jaya en_US
dc.title ANALISIS TARIF ANGKUTAN UMUM ANTAR KOTA BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN KEMAMPUAN PENUMPANG MEMBAYAR TARIF (ABILITY TO PAY DAN WILINGNESS TO PAY) (Studi Kasus PO. Sumber Jaya Trayek Kawali-Tangerang) en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account