Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh latihan Barrier Hops
dan Repeated Jump Ability (RJA) terhadap kemampuan power otot tungkai pada
atlet bola voli. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain Two
Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 24 atlet yang dibagi
menjadi dua kelompok, masing-masing terdiri atas 12 orang. Kelompok pertama
diberikan latihan Barrier Hops, sedangkan kelompok kedua diberikan latihan
Repeated Jump Ability. Kemampuan power otot tungkai diukur menggunakan
Repeated Squat Jump Test. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji
homogenitas, Paired Sample t-test, dan Independent Sample t-test. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kedua metode latihan mampu meningkatkan kemampuan
power otot tungkai. Namun, latihan Repeated Jump Ability (RJA) memberikan
peningkatan yang lebih besar dibandingkan latihan Barrier Hops. Dengan
demikian, latihan Repeated Jump Ability lebih efektif digunakan untuk
meningkatkan kemampuan power otot tungkai atlet bola voli dan dapat dijadikan
sebagai salah satu alternatif dalam penyusunan program latihan.