Abstract:
Pengetahuan gizi menjadi faktor yang sangat penting karena berperan langsung dalam membentuk perilaku seseorang dalam memilih dan mengonsumsi makanan. Rendahnya pengetahuan gizi dapat menyebabkan perilaku makan yang tidak tepat dan pada akhirnya meningkatkan risiko terjadinya KEK. Tujuan penelitian ini adalah tntuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Puskesmas Cigugur. Jenis penelitian yang akan digunakan kuantitatif dengan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester I dan trimester II yang berada di Puskesmas Cigugur pada periode bulan Mei-Juli 2026 yang berjumlah sebanyak 50 orang yang tercatat pada buku kohort ibu hamil. Sampel penelitian ditetapkan menjadi 46 responden Ibu hamil Trimester I dan Trimester II di Puskesmas Cigugur. Instrumen penelitian adalah kuesioner pengetahuan dan pita LILA. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat mengunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) karakteristik ibu hamil Trimeser I dan II di Puskesmas Cigugur adalah berusia 20–35 tahun sebanyak 42 orang (91,3%), SMA sebanyak 24 orang (52,2%), dan trimester II sebanyak 36 orang (78,3%). 2) Tingkat pengetahuan ibu hamil Trimeser I dan II tentang nutrisi kehamilan di Puskesmas Cigugur sebagian besar berada dalam kategori baik, yaitu sebanyak 30 orang (65,2%). 3) Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil Trimeser I dan II di Puskesmas Cigugur sebagian besar tidak mengalami KEK (LILA ≥ 23,5 cm) yaitu sebanyak 27 orang (58,7%). 4) Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil Trimeser I dan II tentang nutrisi kehamilan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Puskesmas Cigugur. (Asymp. Sig. (2-sided) 0,003 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil Trimeser I dan II tentang nutrisi kehamilan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Puskesmas Cigugur.