| dc.description.abstract |
Imunisasi DPTHB merupakan imunisasi dasar pada bayi yang kerap disertai efek samping sehingga dapat menimbulkan kecemasan pada orang tua. Pengetahuan orang tua diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kecemasan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan orang tua yang memiliki bayi usia 2–11 bulan dengan kecemasan akibat efek samping imunisasi DPTHB di Wilayah Kerja Puskesmas Majenang I Kabupaten Cilacap Tahun 2026.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh bayi usia 2–11 bulan yang telah mendapatkan imunisasi DPTHB sebanyak 423 orang, dengan sampel 81 responden yang diambil menggunakan teknik random sampling berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 81 responden, sebagian besar orang tua memiliki pengetahuan tinggi (45 orang; 56%) dan mengalami kecemasan ringan (52 orang; 64%). Uji Chi-Square memperoleh nilai p-value = 0,325 (>0,05), sehingga H0 diterima, artinya tidak terdapat hubungan bermakna secara statistik antara pengetahuan orang tua dan kecemasan akibat efek samping imunisasi DPTHB.
Kecemasan orang tua tidak semata ditentukan oleh pengetahuan. Puskesmas Majenang I disarankan meningkatkan edukasi kesehatan imunisasi serta memperhatikan faktor psikososial lain, seperti dukungan keluarga dan pengalaman imunisasi sebelumnya.
Kata Kunci: Efek Samping Imunisasi, Imunisasi DPTHB, Kecemasan, Pengetahuan Orang Tua |
en_US |