Abstract:
Anak berkebutuhan khusus (ABK) memerlukan dukungan yang
optimal untuk mencapai perkembangan sosial emosional yang baik. Salah satu
faktor yang berperan penting adalah keterlibatan orang tua sebagai caregiver,
educator, motivator, dan fasilitator dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Tujuan: Mengetahui hubungan peran orang tua dengan perkembangan sosial
emosional anak berkebutuhan khusus di SDLB Negeri Ciamis Tahun 2026.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross
sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 orang tua anak berkebutuhan khusus
yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner peran orang tua dan kuesioner perkembangan sosial
emosional. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil:
Sebagian besar responden memiliki peran orang tua dalam kategori baik sebanyak
57 responden (95,0%), sedangkan kategori cukup sebanyak 3 responden (5,0%).
Perkembangan sosial emosional anak sebagian besar berada pada kategori
berkembang sesuai harapan sebanyak 45 responden (75,0%), berkembang sangat
baik sebanyak 14 responden (23,3%), dan mulai berkembang sebanyak 1
responden (1,7%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan
yang signifikan antara peran orang tua dengan perkembangan sosial emosional
anak berkebutuhan khusus (p < 0,001; r = 0,413). Nilai koefisien korelasi
menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang, yang berarti semakin
baik peran orang tua maka semakin baik perkembangan sosial emosional anak.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan
perkembangan sosial emosional anak berkebutuhan khusus di SDLB Negeri
Ciamis Tahun 2026. Peran orang tua yang optimal berkontribusi terhadap
perkembangan sosial emosional anak yang lebih baik.