Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat
kecemasan dengan hasil belajar teknik guling depan pada siswa SMP Negeri 1
Rawalo. Pembelajaran senam lantai kerap menghadapi kendala berupa kecemasan
siswa akibat rasa takut cedera serta keterbatasan sarana matras. Penelitian
kuantitatif ini menggunakan metode korelasional. Populasi dan sampel penelitian
berfokus pada siswa SMP Negeri 1 Rawalo sebanyak 20 orang yang dipilih melalui
teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner
instrumen kecemasan serta tes praktik keterampilan guling depan. Pengolahan data
dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan perangkat lunak SPSS.
Hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data berdistribusi
normal (�� = 0,200 > 0,05). Berdasarkan uji hipotesis regresi, diperoleh nilai
signifikansi sebesar 0,000 (�� < 0,05) dengan nilai ��hitung sebesar 6,072. Hal ini
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan
hasil belajar teknik guling depan. Siswa dengan tingkat kecemasan yang lebih
rendah cenderung memperoleh hasil belajar yang lebih optimal karena memiliki
fokus, kepercayaan diri, dan koordinasi gerak yang baik.