Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan combined power training
terhadap peningkatan daya ledak otot lengan pada atlet putra SMA Negeri 3 Kabupaten
Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan
desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 14 orang siswa putra
yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan untuk
mengukur daya ledak otot lengan adalah tes Medicine Ball Throw. Perlakuan latihan
combined power training dilaksanakan secara terprogram selama 18 kali pertemuan,
kemudian hasil tes awal dan tes akhir dianalisis menggunakan uji normalitas dan paired
sample t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata
hasil tes awal medicine ball throw sebesar 539,64 cm dengan standar deviasi 26,27,
sedangkan rata-rata hasil tes akhir meningkat menjadi 628,92 cm dengan standar
deviasi 29,42. Dengan demikian, terjadi peningkatan rata-rata sebesar 89,28 cm. Hasil
uji normalitas menunjukkan data tes awal dan tes akhir berdistribusi normal dengan
nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,985 dan 0,883. Selanjutnya, hasil paired
sample t-test menunjukkan nilai t sebesar 86,73 dengan derajat kebebasan 13 dan nilai
signifikansi 0,000. Karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha
diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan combined power training
memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan daya ledak otot lengan
pada peserta penelitian.