Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media bola karet
dan bola basket serta perbedaan pengaruh di antara kedua media tersebut terhadap
keterampilan passing atas dalam permainan bola voli. Metode penelitian yang digunakan
adalah eksperimen semu (quasi-experiment) dengan rancangan Pretest-Posttest Control
Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa putra peserta ekstrakurikuler
bola voli SMAN 3 Banjar sebanyak 37 orang. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang
diambil menggunakan teknik simple random sampling, kemudian dibagi menjadi
Kelompok A (media bola karet) dan Kelompok B (media bola basket) melalui teknik
matched ordinal pairing. Instrumen tes yang diaplikasikan adalah tes keterampilan
passing atas pantulan dinding selama 60 detik dari AAHPER. Analisis data menggunakan
bantuan SPSS 26 melalui uji-t berpasangan dan uji-t independen pada taraf signifikansi
alpha 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari
penggunaan media bola karet (t = -29,031; p = 0,000) dan media bola basket (t = -35,681;
p = 0,000) terhadap peningkatan keterampilan passing atas. Uji komparasi membuktikan
terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua media (t = -6,403; p = 0,000),
di mana kelompok media bola basket mengalami peningkatan rata-rata sebesar 50,90%,
lebih unggul dibandingkan kelompok media bola karet sebesar 31,21%. Kesimpulan
penelitian menegaskan bahwa media bola basket memberikan dampak peningkatan yang
lebih dominan dalam memperkuat kemampuan passing atas bola voli.