| dc.description.abstract |
Pembelajaran matematika masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti
kesulitan peserta didik dalam memahami konsep yang bersifat abstrak, rendahnya
keterkaitan materi dengan dunia nyata, serta keterbatasan bahan ajar yang
kontekstual. Salah satu konteks yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran
matematika adalah Microbial Fuel Cell (MFC), yaitu teknologi energi alternatif
yang menghasilkan data kuantitatif yang dapat dianalisis dalam materi statistika.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan LKPD
matematika dengan konteks Microbial Fuel Cell menggunakan model ADDIE,
mengetahui tingkat kelayakan LKPD berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli
media, mengetahui tingkat kepraktisan dan keefektifan LKPD berdasarkan respon
guru, serta mengetahui tingkat keterbacaan LKPD berdasarkan respon peserta
didik. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and
Development) menggunakan model ADDIE yang terdiri atas tahap Analysis,
Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah
35 peserta didik SMKN kelas X Program Teknik Elektronika. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, validasi ahli materi, validasi ahli
media, angket respon guru, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) Proses Pengembangan LKPD matematika dengan konteks
Microbial Fuel Cell berhasil dikembangkan melalui lima tahapan model ADDIE.
(2) Tingkat Kelayakan LKPD yang dikembangkan memperoleh hasil validasi ahli
materi sebesar 92,5% (sangat valid) dan validasi ahli media sebesar 85% (sangat
valid). (3) Tingkat Kepraktisan dan Keefektifan LKPD berdasarkan respon guru
memperoleh persentase sebesar 93,75% (sangat praktis) dan 93,75% (sangat
efektif), serta Tingkat Keterbacaan LKPD berdasarkan respon peserta didik
memperoleh persentase sebesar 85,35% (sangat baik). Dengan demikian, LKPD
matematika dengan konteks Microbial Fuel Cell layak digunakan sebagai bahan
ajar pada materi statistika di SMK dan dapat mendukung pembelajaran matematika
yang lebih kontekstual dan bermakna. |
en_US |