| dc.description.abstract |
Proyek konstruksi merupakan rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai sumber
daya, seperti tenaga kerja, peralatan, material, metode, dan dana untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan. Keberhasilan proyek konstruksi tidak hanya
ditentukan oleh pencapaian biaya, mutu, dan waktu, tetapi juga dipengaruhi oleh
kemampuan manajemen, koordinasi, komunikasi, pengawasan, serta pengelolaan
sumber daya selama pelaksanaan proyek. Pada pelaksanaan rekonstruksi jalan,
kondisi lapangan yang terbuka dan memanjang serta adanya pengaruh cuaca,
kondisi tanah, ketersediaan material dan peralatan, tenaga kerja, pendanaan, serta
koordinasi antar pihak dapat menjadi faktor yang memengaruhi keberhasilan
proyek. Selain itu, masih dapat terjadi keterlambatan dan penyimpangan kualitas
konstruksi akibat koordinasi, komunikasi, administrasi, dan pemberdayaan tenaga
kerja yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan analisis terhadap pihak-pihak
yang berperan dalam menunjang keberhasilan proyek, khususnya project manager,
konsultan perencana, dan konsultan supervisi. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh project manager, konsultan perencana, dan konsultan
supervisi terhadap keberhasilan proyek konstruksi pada pelaksanaan rekonstruksi
Ruas Jalan Pamegatan–Singajaya Km. 8+000 sampai dengan Km. 16+000
Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut. Penelitian menggunakan metode
kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 30 responden yang
terlibat dalam pelaksanaan proyek. Pengambilan sampel menggunakan teknik
sampling jenuh. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan
analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa instrumen penelitian dinyatakan reliabel dengan nilai
Cronbach's Alpha masing-masing variabel lebih besar dari 0,60. Secara parsial,
project manager berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap keberhasilan
proyek dengan koefisien regresi sebesar -0,147 dan nilai signifikansi 0,330.
Konsultan perencana juga berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan dengan
koefisien regresi sebesar -0,013 dan nilai signifikansi 0,964. Sementara itu,
konsultan supervisi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan
proyek dengan koefisien regresi sebesar 0,659 dan nilai signifikansi 0,014. Secara simultan, project manager, konsultan perencana, dan konsultan supervisi
berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan proyek, dengan nilai F hitung sebesar
13,397 dan signifikansi < 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,562
menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan variasi
keberhasilan proyek sebesar 56,2%.
Kata kunci: Project Manager, Konsultan Perencana, Konsultan Supervisi,
Keberhasilan Proyek, Rekonstruksi Jalan. |
en_US |