Abstract:
Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan dengan angka
mortalitas tinggi yang memerlukan penanganan segera. Keberhasilan resusitasi
dinilai dari Return of Spontaneous Circulation (ROSC). Namun, kualitas
cardiopulmonary resuscitation (CPR) yang belum optimal masih menjadi kendala.
Oleh karena itu, penerapan High Quality CPR penting untuk meningkatkan
outcome pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis
efektivitas High Quality CPR terhadap keberhasilan ROSC pada pasien henti
jantung. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature
review dengan pedoman PRISMA. Pencarian jurnal dilakukan melalui PubMed dan
ScienceDirect pada bulan April 2026. Kriteria inklusi meliputi jurnal 10 tahun
terakhir yang relevan dengan topik. Penilaian kualitas menggunakan JBI Critical
Appraisal dan diperoleh 10 jurnal. Sebanyak 10 jurnal dianalisis, dan 8 dari
10 jurnal menunjukkan bahwa High Quality CPR meningkatkan keberhasilan
ROSC sedangkan 2 dari 10 jurnal menunjukan adanya peningkatan namun dengan
hasil tidak signfikan. Faktor utama meliputi kedalaman dan frekuensi kompresi
yang sesuai, interupsi minimal selama kompresi, serta durasi CPR yang optimal.
Selain itu, penggunaan perangkat CPR feedback membantu meningkatkan
konsistensi kualitas kompresi. 8 dari 10 studi menunjukkan bahwa
High Quality CPR dapat meningkatkan keberhasilan ROSC, sehingga
penerapannya perlu dioptimalkan melalui peningkatan keterampilan penolong dan
pemanfaatan teknologi pendukung.