Abstract:
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi di mana tekanan darah
melebihi batas normal > 140/90 mmHg. Penyakit ini dinamakan sebagai silent killer
karena sering kali tidak menunjukkan gejala spesifik hingga terjadi komplikasi
serius seperti penyakit jantung, stroke, hingga gagal ginjal. Dampak hipertensi tidak
hanya menyerang fisik, tetapi juga psikis yang dapat mengganggu aktivitas sehari hari dan kualitas hidup penderitanya. Terdapat penatalaksanaan farmakologi dan
non-farmakologi untuk mengontrol tekanan darah. Salah satu tindakan non farmakologis yang efektif adalah inovasi teknik relaksasi napas dalam metode 4-7-8 Keuntungan metode ini dibandingkan teknik pernapasan biasa adalah polanya
yang terstruktur (tarik napas 4 detik, tahan 7 detik, hembuskan 8 detik) sehingga
memberikan efek relaksasi yang lebih dalam dan cepat melalui stimulasi sistem
saraf parasimpatis tanpa efek samping obat. Karya ilmiah ini bertujuan untuk
menganalisis penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi setelah penerapan
inovasi relaksasi napas dalam metode 4-7-8. Terapi ini dilakukan selama 3 hari
dengan durasi latihan sekitar 5-15 menit. Sebelum diberikan intervensi, tekanan
darah pasien berada pada angka 150/90 mmHg, kemudian setelah 3 hari pemberian
terapi rutin, tekanan darah turun menjadi 140/80 mmHg. Hasil analisis
menyimpulkan bahwa terdapat penurunan tekanan darah dan keluhan pusing pada
Ny. N setelah dilakukan terapi relaksasi napas dalam metode 4-7-8 di Desa Cidolog