Abstract:
Pertumbuhan volume kendaraan serta maraknya pelanggaran muatan lebih (overload) menjadi faktor utama yang mempercepat tingkat kerusakan struktur perkerasan jalan. Peningkatan beban lalu lintas ini mengakibatkan terjadinya penurunan umur rencana perkerasan jalan sebelum masa pelayanan yang direncanakan tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya penurunan umur rencana perkerasan lentur akibat beban lalu lintas, menentukan sisa umur rencana (remaining life) perkerasan, serta merumuskan rekomendasi tebal lapis tambah (overlay) yang dibutuhkan pada ruas Jalan Cimaragas–Manonjaya KM 135 – KM 137.
Tahapan metode penelitian diawali dengan pengumpulan data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) dan data beban kendaraan (overload). Selanjutnya, dilakukan perhitungan nilai Vehicle Damage Factor (VDF) serta akumulasi beban sumbu standar ekivalen (Equivalent Standard Axle Load/ESAL) dan beban kumulatif W18 untuk kondisi rencana, aktual, dan faktual. Analisis dilanjutkan dengan menghitung persentase Remaining Life (RL) guna mengetahui sisa umur perkerasan. Tahap akhir melibatkan evaluasi struktural menggunakan metode angka struktural untuk menghitung defisit angka struktural (ΔSN) dan menentukan rekomendasi tebal lapis tambah (overlay).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan beban lalu lintas dan kendaraan overload secara signifikan mengurangi umur pelayanan jalan. Umur rencana perkerasan yang semula diproyeksikan selama 10 tahun mengalami penurunan menjadi 7,1 tahun pada kondisi aktual dan 6,9 tahun pada kondisi faktual, atau mengalami penurunan berturut-turut sebesar 2,9 tahun dan 3,1 tahun. Sisa umur rencana perkerasan (remaining life) pada kondisi faktual diproyeksikan mencapai 0% pada tahun 2030. Untuk mengembalikan kapasitas struktur perkerasan, diperlukan penambahan tebal lapis tambah (overlay) sebesar 8 cm, yang terdiri dari 4 cm Lapis Aus (AC-WC) dan 4 cm Lapis Antara (AC-BC) sebelum tahun 2030.
Kata Kunci: Perkerasan Lentur, Umur Rencana, Remaining Life, Overload, Lapis Tambah (Overlay).