Abstract:
Latar Belakang: Rumah sakit dituntut memberikan pelayanan bermutu, termasuk
dalam asuhan keperawatan (Talibo & Yahya, 2025). Salah satu indikator mutu
adalah pendokumentasian asuhan keperawatan yang lengkap dan akurat (Shafiee et
al., 2022). Namun, secara global kelengkapan dokumentasi masih rendah, yaitu
47%–60% (Bolado et al., 2023), sedangkan di Indonesia hanya sekitar 53,82%
(Reza & Hanafi, 2025). Salah satu faktor yang memengaruhi kinerja perawat adalah
supervisi kepala ruangan (Afriyadi & Nasution, 2025). Tujuan: Mengidentifikasi
pengaruh supervisi kepala ruangan terhadap kinerja perawat dalam
pendokumentasian asuhan keperawatan. Metode: Metode penelitian yang
digunakan adalah literature review. Strategi pencarian artikel dilakukan
menggunakan pendekatan PICOS (Population/Problem, Intervention, Comparison,
Outcome, dan Study Design) melalui database Google Scholar, ScienceDirect, dan
PubMed pada rentang tahun 2016–2026 dengan mengikuti pedoman PRISMA
(Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses).
Berdasarkan hasil pencarian awal diperoleh 2.210 artikel, kemudian dilakukan
proses seleksi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 15 jurnal yang
memenuhi syarat untuk dianalisis lebih lanjut. Selanjutnya, kualitas artikel dinilai
menggunakan metode critical appraisal. Hasil: Sebagian besar penelitian
menunjukkan adanya hubungan signifikan antara supervisi kepala ruangan dengan
kinerja perawat (p < 0,05) serta peningkatan kualitas dokumentasi. Kesimpulan:
Supervisi kepala ruangan berperan penting dalam meningkatkan kinerja perawat
sehingga perlu dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.
Kata kunci: supervisi kepala ruangan, kinerja perawat, dokumentasi asuhan
keperawatan