Unigal Repository

Analisis Perbandingan Semen dan Serbuk Bata Merah Sebagai Filler Pada Campuran AC-WC

Show simple item record

dc.contributor.author Mahallia, Pramudita Zesar
dc.date.accessioned 2026-09-10T03:26:19Z
dc.date.available 2026-09-10T03:26:19Z
dc.date.issued 2026-09-09
dc.identifier.other 7011220047
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9504
dc.description.abstract Jalan raya merupakan elemen krusial dalam sistem transportasi darat, dan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) sebagai lapis aus memegang peranan penting dalam menentukan umur layan perkerasan. Salah satu komponen yang memengaruhi kinerja campuran AC-WC adalah bahan pengisi (filler), yang umumnya menggunakan abu batu atau semen Portland. Ketersediaan abu batu yang terbatas dan biaya semen yang relatif tinggi mendorong pencarian alternatif filler dari sumber daya lokal, salah satunya limbah serbuk batu bata merah. Penelitian eksperimental laboratorium ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi filler semen dan serbuk bata merah terhadap karakteristik Marshall campuran AC-WC serta menentukan proporsi variasi yang menghasilkan kinerja paling optimal. Perlakuan yang diujicobakan meliputi lima taraf variasi filler (2% dari berat campuran), yaitu 100% semen, 75% semen : 25% bata merah, 50% semen : 50% bata merah, 25% semen : 75% bata merah, dan 100% bata merah, dengan parameter uji berupa stabilitas, Flow, Marshall Quotient (MQ), VIM, VMA, VFB, dan durabilitas (IKS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi substitusi bata merah menaikkan nilai VIM, VMA, dan Flow, namun menurunkan nilai VFB, stabilitas, MQ, dan durabilitas, serta menggeser Kadar Aspal Optimum (KAO) dari 5,7% (100% semen) menjadi 6,2% (100% bata merah). Seluruh variasi memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2 untuk parameter Marshall, tetapi variasi 100% bata merah tidak memenuhi syarat durabilitas minimum (IKS 89,80%, di bawah 90%). Komposisi 75% semen : 25% bata merah pada KAO 5,8% terbukti sebagai proporsi paling optimal, dengan IKS 91,64% dan seluruh parameter Marshall memenuhi spesifikasi, sehingga merekomendasikan pemanfaatan serbuk bata merah sebagai substitusi parsial filler konvensional pada campuran AC-WC. Kata Kunci: AC-WC, filler, serbuk bata merah, semen Portland, karakteristik Marshall, kadar aspal optimum, durabilitas. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Teknik Sipil Fakultas Teknik en_US
dc.subject AC-WC en_US
dc.subject Filler en_US
dc.subject Serbuk Bata Merah en_US
dc.subject Semen Portland en_US
dc.subject Karakteristik Marshall en_US
dc.subject Kadar Aspal Optimum en_US
dc.subject Drabilitas en_US
dc.title Analisis Perbandingan Semen dan Serbuk Bata Merah Sebagai Filler Pada Campuran AC-WC en_US
dc.type Other en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account