Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan star jump dan knee tuck
jump terhadap peningkatan power otot tungkai, serta membandingkan efektivitas kedua
jenis latihan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain
"pretest-posttest design". Subjek penelitian adalah 20 atlet putra ekstrakurikuler
bolavoli (usia 17-18 tahun) di SMK Miftahussalam, Kabupaten Ciamis, yang dibagi
menjadi dua kelompok (masing-masing 10 atlet). Data dikumpulkan menggunakan
vertical jump test sebelum dan sesudah program latihan selama enam minggu (tiga sesi
per minggu). Data dianalisis menggunakan paired sample t-test dan independent
sample t-test dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)
latihan star jump memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan power otot
tungkai (selisih rata-rata 2,4 cm, p=0,000); (2) latihan knee tuck jump juga memberikan
pengaruh signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai (selisih rata-rata 1,5 cm,
p=0,002); dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan antara efektivitas latihan star
jump dan knee tuck jump (p=0,012), di mana latihan star jump memberikan
peningkatan power otot tungkai yang lebih tinggi dibandingkan dengan latihan knee
tuck jump pada subjek yang diteliti.