Abstract:
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kneeling smash dan sit-up smash terhadap peningkatan power lengan pada atlet Militan Boxing Camp Kabupaten Ciamis. Penelitian menggunakan metode pre-experimental dengan desain two group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 20 atlet putra yang dipilih menggunakan teknik total sampling, kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan kneeling smash dan kelompok latihan sit-up smash. Instrumen yang digunakan untuk mengukur power lengan adalah Davies Test yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) program latihan. Program latihan dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali latihan setiap minggu. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji t pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk latihan memberikan pengaruh terhadap peningkatan power lengan atlet. Namun, terdapat perbedaan tingkat peningkatan antara kelompok latihan kneeling smash dan kelompok latihan sit-up smash. Dengan demikian, kedua metode latihan dapat digunakan sebagai alternatif dalam meningkatkan power lengan atlet tinju sesuai dengan kebutuhan program latihan.