Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan metode belajar
menendang bola dipantul dan divoli terhadap ketepatan shooting dalam permainan
sepak bola pada anggota klub Karangnunggal FC. Metode penelitian yang
digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain pre-test and post-test two
group design. Populasi penelitian mencakup seluruh anggota klub Karangnunggal
FC yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total
sampling, di mana seluruh populasi dijadikan sampel dan dibagi menjadi dua
kelompok secara acak, yaitu Kelompok A (latihan bola dipantul, n=15) dan
Kelompok B (latihan bola divoli, n=15). Instrumen tes yang digunakan adalah tes
keterampilan menembak bola ke sasaran gawang bergradasi skor (1 sampai 5) dari
jarak 16,5 meter. metode penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor ketepatan
shooting Kelompok A meningkat dari 8,20 menjadi 13,13 dengan nilai thitung =
21,602 (p = 0,000 < 0,05). Rata-rata skor Kelompok B meningkat dari 7,80
menjadi 10,53 dengan nilai thitung = 13,248 (p = 0,000 < 0,05). metode uji t
independen pada post-test menghasilkan nilai thitung = 5,462 (p = 0,000 < 0,05),
yang membuktikan adanya perbedaan efektivitas yang signifikan antar kedua
kelompok. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa latihan menendang bola
dipantul dan divoli secara signifikan meningkatkan ketepatan shooting, namun
latihan menendang bola dipantul memberikan kontribusi peningkatan metode
belajar yang secara nyata lebih dominan dibandingkan latihan menendang bola
divoli.