Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas warming up berbasis permainan edukatif dibandingkan warming up konvensional terhadap peningkatan minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) berbentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa MI Tegalsari tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 60 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dibagi secara seimbang ke dalam kelompok eksperimen (15 siswa) dan kelompok kontrol (15 siswa). Instrumen tes yang digunakan dalam pengumpulan data berupa kuesioner Situational Interest Scale (SIS) tervalidasi yang diukur pada tahap pretest dan posttest. Data diolah secara komputasi menggunakan statistik parametrik melalui uji Paired Sample t-Test dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor minat belajar kelompok eksperimen dari 124,47 menjadi 178,60 (N-Gain = 0,60; kategori sedang/efektif), sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 122,80 menjadi 142,13 (N-Gain = 0,21; kategori rendah). Pengujian hipotesis komparatif menghasilkan nilai thitung sebesar 9,852 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa warming up berbasis permainan edukatif secara signifikan jauh lebih efektif dibandingkan warming up konvensional dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran pendidikan jasmani di MI Tegalsari.