| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan cone lurus dan
cone zig-zag serta perbedaan pengaruh kedua variasi latihan tersebut terhadap
keterampilan dribbling dalam permainan sepak bola. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan desain pretest-posttest
two group design. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa ekstrakurikuler
sepak bola SMPN 1 Banjarsari sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel
menggunakan sampling seadanya (accidental sampling) dengan mengikutsertakan
seluruh anggota populasi (N = 20), yang selanjutnya dibagi menjadi dua
kelompok perlakuan secara seimbang (ordinal pairing), yaitu Kelompok A
(latihan cone lurus) dan Kelompok B (latihan cone zig-zag). Instrumen tes yang
digunakan adalah tes kemampuan menggiring bola Nurhasan (2000) berbasis
waktu tempuh (detik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan cone lurus
berpengaruh signifikan terhadap keterampilan dribbling (thitung = 19,731; p =
0,000 < 0,05) dengan penurunan rerata waktu 2,2750 detik. Latihan cone zig-zag
juga berpengaruh signifikan (thitung = 27,513; p = 0,000 < 0,05) dengan penurunan
rerata waktu 3,6700 detik. Hasil uji beda rata-rata (Independent Sample t-test) data
gain menghasilkan thitung sebesar -7,912 (p = 0,000 < 0,05). Kesimpulan penelitian
membuktikan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua variasi
latihan, di mana latihan cone zig-zag memberikan peningkatan keterampilan
dribbling yang lebih unggul dibandingkan latihan cone lurus. |
en_US |