Abstract:
Kesiapan mental merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan
penting dalam mendukung pencapaian prestasi atlet, terutama pada cabang olahraga
lompat jauh yang menuntut konsentrasi, kepercayaan diri, pengendalian emosi, dan
kemampuan menghadapi tekanan pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran kesiapan mental atlet remaja putra dan putri serta
menganalisis perbedaan kesiapan mental antara kedua kelompok atlet pada cabang
olahraga lompat jauh di Sekolah Atletik Galuh Ciamis (SAGC).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
deskriptif komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet remaja
cabang olahraga lompat jauh di Sekolah Atletik Galuh Ciamis (SAGC). Teknik
pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi yang
berjumlah 21 atlet dijadikan sebagai responden penelitian. Pengumpulan data
dilakukan menggunakan Mental Readiness Scale (MRS) dengan nilai alpha
Cronbach berkisar antara 0,59 hingga 0,82 (Marquardt et al. 2022). Analisis data
meliputi statistik deskriptif, uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk, uji
homogenitas menggunakan Levene's Test, dan uji hipotesis menggunakan
Independent Samples t-test dengan taraf signifikansi 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa atlet putri memiliki rata-rata kesiapan
mental yang lebih tinggi dibandingkan atlet putra. Hasil uji hipotesis menunjukkan
terdapat perbedaan yang signifikan kesiapan mental antara atlet remaja putra dan
putri pada cabang olahraga lompat jauh di Sekolah Atletik Galuh Ciamis (SAGC),
sehingga hipotesis penelitian diterima.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesiapan mental atlet
remaja di Sekolah Atletik Galuh Ciamis (SAGC) berada pada kategori yang baik
dan terdapat perbedaan kesiapan mental antara atlet remaja putra dan putri. Oleh
karena itu, pembinaan aspek psikologis perlu dilaksanakan secara terencana dan
berkelanjutan sebagai bagian integral dari program latihan guna mendukung
peningkatan prestasi atlet.