Abstract:
Latar Belakang: Dismenore merupakan nyeri menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk aktivitas belajar di sekolah. Pengetahuan yang baik tentang dismenore sangat diperlukan agar remaja mampu melakukan upaya pencegahan dan penanganan yang tepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang dismenore dengan perilaku remaja putri dalam upaya pencegahan dismenore di SMPN 2 Ciamis Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 83 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 65 responden (78,3%) dan perilaku pencegahan positif sebanyak 64 responden (77,1%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (p<0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan dismenore. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang dismenore dengan perilaku remaja putri dalam upaya pencegahan dismenore. Semakin baik tingkat pengetahuan remaja putri, semakin positif perilaku pencegahan yang dilakukan.