Abstract:
Beban kerja perawat merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kinerja perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan di rumah sakit. Tingginya beban kerja fisik maupun mental dapat menyebabkan stres kerja, burnout, kelelahan, serta penurunan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan beban kerja terhadap kinerja perawat di rumah sakit melalui kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review. Seleksi artikel menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi berdasarkan kerangka PECOS, serta penilaian kualitas menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Checklist. Dari 687 artikel yang teridentifikasi, diperoleh 15 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan negatif antara beban kerja dan kinerja perawat, di mana peningkatan beban kerja menyebabkan penurunan kinerja perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan. Beban kerja mental merupakan dimensi yang paling dominan memengaruhi kinerja dibandingkan beban kerja fisik. Selain itu, hubungan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor mediasi dan moderasi, seperti stres kerja, burnout, kepuasan kerja, dukungan organisasi, dan kepemimpinan. Faktor situasional dan struktural, seperti jumlah pasien, sistem shift, lingkungan kerja, serta rasio perawat dan pasien juga turut memengaruhi kekuatan hubungan tersebut. Disimpulkan bahwa pengelolaan beban kerja yang optimal serta dukungan organisasi yang baik diperlukan untuk meningkatkan kinerja perawat dan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit.