Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah sampah rumah tangga, belum optimalnya fungsi bank sampah, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara benar sehingga berdampak terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pelatihan pengolahan sampah oleh Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) bagi ibu rumah tangga di Desa Pasirhuni Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terdiri atas data primer dan data sekunder. Informan penelitian berjumlah lima orang, terdiri atas satu perangkat desa, dua pengurus PKK, dan dua peserta pelatihan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan pengolahan sampah belum berjalan secara optimal. Dari lima dimensi yang dianalisis berdasarkan teori Andrew E. Sikula dalam Mangkunegara (2020), hanya dimensi peserta yang telah berjalan optimal, sedangkan dimensi tujuan dan sasaran, pelatih, materi, dan metode masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana pendukung, waktu pelaksanaan yang terbatas, perbedaan tingkat pemahaman peserta, rendahnya penerapan hasil pelatihan. Pelaksanaan pelatihan belum sepenuhnya mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu rumah tangga secara merata. Disarankan agar Pemerintah Desa dan PKK meningkatkan sarana dan prasarana, menyelenggarakan pelatihan secara berkelanjutan, memperluas cakupan peserta, serta melakukan pendampingan agar hasil pelatihan dapat diterapkan secara konsisten oleh masyarakat.