Abstract:
Nur Widiawati (2107220028) “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching Tipe TANDUR Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik (Studi Quasi Eksperimen Pada Pembelajaran Ekonomi Kelas X SMA Negeri 1 Ciamis)”. Penulis skripsi ini dibawah bimbingan ibu Rini Agustin Eka Yanti, S.Pd., M.Pd. dan ibu Ilah, S.Pd., M.Pd.
Rendahnya kemampuan berpikir kritis merupakan masalah yang terjadi pada peserta didik di sekolah SMA Negeri 1 Ciamis pada mata pelajaran ekonomi. Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran, maka penulis berasumsi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dengan menerapkan model pembelajaran quantum teaching tipe TANDUR. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1) Perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching tipe TANDUR pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest). 2) Perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest). 3) Perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching tipe TANDUR dengan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji t.
Hasil penelitian menunjukan: 1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching tipe TANDUR pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen. 2) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas kontrol. 3) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching tipe TANDUR dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest).