Abstract:
Penelitian yang penulis lakukan berawal dari pengamatan penulis dalam
setiap kegiatan khususnya di SSB ATABA Bumiayu. Pada dasarnya usia SMA
merupakan usia remaja. Dapat diamati dalam era globalisasi ini, moralitas remaja
banyak yang kehilangan identitas idealnya, sehingga dalam perkembangannya
sering muncul yang dinamakan dengan kenakalan remaja. Sebagai bentuk dari
beberapa kenakalan remaja indikatornya adalah dengan sikap-sikap yang buruk
yang tumbuh pada anak-anak usia remaja. Indikator yang dapat diamati dari
sikap-sikap yang buruk pada anak usia remaja khususnya pada lingkungan
sekolah dalam hal ini SSB ATABA Bumiayu adalah sifat berbohong pada orang
tua, bolos dalam pelajaran, kabur pada saat jam pelajaran, jajan pada jam-jam
pelajaran, memakai uang iuran sekolah untuk kebutuhan pribadinya, serta yang
paling mengkhawatirkan adalah terlibat dalam pemakaian norkoba.
Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah gambaran persepsi
siswa pelatihan sepak bola SSB ATABA Bumiayu terhadap tingkat kenakalan
remaja yang sering dilakukan siswa di sekolah.
Tujuan dari penelitian adalah ingin mengetahui gambaran secara kualitatif
dari persepsi siswa pelatihan sepak bola SSB ATABA Bumiayu terhadap tingkat
kenakalan remaja yang sering dilakukan siswa di sekolah.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan
studi deskriptif kualitatif, instrumen penelitian atau alat pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah tes skala persepsi siswa. Populasi dan
sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SSB ATABA Bumiayu
yang tergabung dalam kegiatan pelatihan sepak bola di sekolah.
Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, maka penulis mengambil
kesimpulan sebagai berikut: Terdapat gambaran secara kuantitatif dari persepsi
siswa pelatihan sepak bola SSB ATABA Bumiayu terhadap beberapa bentuk
tingkat kenakalan remaja yang sering dilakukan siswa di sekolah.