| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan drill dan short interval terhadap kemampuan renang gaya bebas 25 meter. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain two-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 25 atlet Club Renang Banyu Pratama (BPC) yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok drill (10 atlet) dan kelompok short interval (10 atlet). Instrumen penelitian menggunakan tes renang gaya bebas 25 meter, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas shapiro–wilk, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan renang gaya bebas 25 meter (p < 0,05). Kelompok drill mengalami penurunan rata-rata waktu tempuh dari 19,88 detik menjadi 18,08 detik (peningkatan 1,82 detik), sedangkan kelompok short interval mengalami penurunan dari 19,88 detik menjadi 19,21 detik (peningkatan 0,66 detik). Dengan demikian, kedua metode latihan efektif meningkatkan kemampuan renang gaya bebas 25 meter, namun metode drill memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan metode short interval. |
en_US |