| dc.contributor.author | Lesmana, Indra | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-08T04:09:30Z | |
| dc.date.available | 2026-09-08T04:09:30Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-05 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9377 | |
| dc.description.abstract | Pendahuluan: Burnout pada perawat merupakan permasalahan global yang signifikan di bidang kesehatan, didorong oleh beban kerja berlebih, tekanan emosional yang berkelanjutan, dan keterbatasan sumber daya organisasi, yang berdampak pada kesejahteraan perawat maupun kualitas asuhan pasien. Work engagement, yang secara konseptual merupakan antitesis dari burnout, berperan sebagai faktor protektif penting dalam kesehatan kerja. Namun, sintesis sistematis yang mengkaji hubungan keduanya pada perawat rumah sakit masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara burnout dan work engagement pada perawat di rumah sakit. Metode: Penelusuran dilakukan pada tiga database elektronik: PubMed, DOAJ, dan GARUDA. Pelaporan mengacu pada panduan PRISMA 2020. Seleksi artikel dilakukan menggunakan aplikasi Rayyan AI, dan penilaian kualitas metodologi menggunakan instrumen JBI Critical Appraisal Checklist for Analytical Cross-Sectional Studies. Sintesis data menggunakan kerangka PECOS. Hasil: Penelusuran menghasilkan 168 artikel, 20 artikel memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Desain penelitian yang dominan adalah cross-sectional (95%), mencakup 11 negara dengan lebih dari 12.000 perawat. Seluruh studi secara konsisten menunjukkan hubungan negatif yang signifikan secara statistik antara burnout dan work engagement, dengan koefisien korelasi berkisar antara r = −0,231 hingga r = −0,638. Kesimpulan: Burnout terbukti memiliki hubungan negatif yang kuat dengan work engagement pada perawat rumah sakit di berbagai konteks negara. Kelelahan emosional merupakan dimensi burnout yang paling dominan memengaruhi dedication, sehingga menjadi target utama intervensi. Work engagement berfungsi sebagai variabel moderator yang melindungi perawat dari dampak tuntutan pekerjaan yang tinggi. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal pada berbagai tipe rumah sakit untuk memperkuat generalisasi temuan | en_US |
| dc.description.sponsorship | 1. Dr. Tita Rohita, S. Kep., Ners., M.M., M.Kep 2. Dedeng Nurkholik, S.KM., S. Kep., Ners., M.M., M. Kep | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh | en_US |
| dc.subject | burnout | en_US |
| dc.subject | work engagement | en_US |
| dc.subject | perawat | en_US |
| dc.subject | rumah sakit | en_US |
| dc.title | SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW HUBUNGAN BURNOUT DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA PERAWAT DI RUMAH SAKI | en_US |
| dc.type | Other | en_US |