Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman
teks berita pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Banjar. Berdasarkan hasil observasi
awal, sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
yang ditetapkan sekolah, sehingga diperlukan metode pembelajaran yang lebih
inovatif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman teks berita sebelum
dan sesudah penerapan metode Word Square serta mengetahui pengaruh metode
tersebut terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain
Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas kelas
eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan metode Word Square
dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui tes membaca pemahaman teks berita berupa
pretest dan posttest yang mengukur kemampuan menemukan gagasan utama,
menentukan informasi rinci, menyimpulkan isi teks, dan menafsirkan makna kata.
Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas,
dan Wilcoxon Signed Rank Test serta Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan membaca pemahaman teks
berita pada siswa setelah penerapan metode Word Square. Selain itu, hasil uji
hipotesis menunjukkan bahwa metode Word Square berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman teks berita siswa kelas XI
SMA Negeri 1 Banjar. Dengan demikian, metode Word Square dapat dijadikan
alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca
pemahaman teks berita.
Kata Kunci: Word Square, kemampuan membaca pemahaman, teks berita