Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya prestasi belajar murid pada materi bola voli serta belum optimalnya keaktifan, kerja sama, dan kesempatan murid untuk berlatih dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap peningkatan prestasi belajar murid pada materi bola voli. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode praeksperimental dan desain one-group pretest-posttest. Populasi penelitian terdiri atas seluruh murid kelas V SD Negeri 2 Cipaku tahun pelajaran 2026/2027 sebanyak 24 murid. Seluruh anggota populasi dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh (total sampling). Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Prestasi belajar diukur melalui aspek kognitif dan psikomotor, sedangkan aspek afektif dan keterlaksanaan model TGT digunakan sebagai data pendukung. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, Paired-Samples t-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata prestasi belajar meningkat dari 66,08 pada pretest menjadi 85,62 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 19,54 poin. Hasil Paired-Samples t-Test memperoleh nilai t = -17,695 dengan df = 23 dan nilai signifikansi < 0,001, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Rata-rata N-Gain sebesar 0,58 termasuk kategori sedang. Dengan demikian, terdapat peningkatan prestasi belajar yang signifikan setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada materi bola voli pada kelompok yang diteliti. Hasil tersebut menunjukkan bahwa TGT dapat digunakan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran PJOK untuk mendukung keterlibatan dan peningkatan prestasi belajar murid.