Abstract:
Gout artritis merupakan penyakit inflamasi sendi akibat penumpukan kristal
monosodium urat yang ditandai dengan nyeri, pembengkakan, dan keterbatasan
aktivitas. Penatalaksanaan nyeri pada gout artritis dapat dilakukan secara
farmakologis maupun nonfarmakologis, salah satunya dengan terapi kompres
hangat jahe merah.Tujuan studi kasus ini adalah untuk menggambarkan asuhan
keperawatan pada pasien dengan gout artritis dalam menurunkan intensitas nyeri
melalui pemberian kompres hangat jahe merah. Metode yang digunakan adalah
studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian,
diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Penilaian nyeri
yang digunakan dalam studi kasus ini ada Numeric Rating Scale (NRS). Subjek
penelitian adalah Ny. A usia 57 tahun dengan keluhan nyeri kronis pada kedua kaki
terutama lutut.Hasil pengkajian menunjukkan skala nyeri awal 5 (0–10), kadar
asam urat 8,4 mg/dl, serta adanya keterbatasan aktivitas. Diagnosis keperawatan
yang ditegakkan adalah nyeri kronis. Intervensi yang diberikan berupa kompres
hangat jahe merah dengan suhu 40°C selama 15–20 menit, dilakukan selama 3 hari
dalam 1 minggu.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan skala nyeri secara bertahap dari 5
menjadi 2 (0–10) serta peningkatan kemampuan aktivitas klien secara bertahap.
Kesimpulan pada kasus ini terjadi penurunan intensitas nyeri setelah penerapan
kompres hangat jahe merah sebagai terapi komplementer pada pasien gout artritis .