Unigal Repository

Hubungan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Gerunggang Tahun 2026

Show simple item record

dc.contributor.author Zahtiara, Nadila
dc.date.accessioned 2026-09-05T03:49:05Z
dc.date.available 2026-09-05T03:49:05Z
dc.date.issued 2026-08-03
dc.identifier.issn 1520125134
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/9329
dc.description.abstract Latar belakang: Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan karena dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Jarak kehamilan yang terlalu pendek dapat menyebabkan cadangan zat besi dan kondisi fisiologis ibu belum pulih secara optimal setelah kehamilan, persalinan, dan menyusui sebelumnya. Tujuan: Menganalisis hubungan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Gerunggang tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 76 ibu hamil multipara yang dipilih melalui simple random sampling. Jarak kehamilan dihitung berdasarkan selang waktu antara persalinan terakhir dan HPHT pada kehamilan saat ini, kemudian dikategorikan menjadi tidak ideal apabila kurang dari 24 bulan dan ideal apabila sekurang-kurangnya 24 bulan. Kejadian anemia ditentukan berdasarkan kadar hemoglobin yang tercatat dalam rekam medis, dengan batas Hb <11 g/dL. Analisis menggunakan uji Pearson Chi-Square serta Odds Ratio dengan interval kepercayaan 95%. Hasil: Sebanyak 58 responden (76,3%) memiliki jarak kehamilan ideal dan 18 responden (23,7%) memiliki jarak kehamilan tidak ideal. Sebanyak 26 responden (34,2%) mengalami anemia dan 50 responden (65,8%) tidak mengalami anemia. Proporsi anemia pada kelompok jarak kehamilan tidak ideal sebesar 83,3%, sedangkan pada kelompok jarak kehamilan ideal sebesar 19,0%. Terdapat hubungan yang bermakna antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia (p<0,001; OR=21,36; IK95% 5,25–86,87). Kesimpulan: Jarak kehamilan tidak ideal berhubungan dengan peluang terjadinya anemia yang lebih tinggi pada ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan hubungan statistik dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat en_US
dc.description.sponsorship Daniel Akbar Wibowo, S.Kep.,Ners.,M.M.,M.Kep. Bdn. Kurniati Devi Purnamasari, SST.,M.Tr.Keb. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh en_US
dc.subject anemia, hemoglobin, ibu hamil, jarak kehamilan en_US
dc.title Hubungan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Gerunggang Tahun 2026 en_US
dc.type Other en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account