Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan medicine ball terhadap
hasil pembelajaran lempar lembing siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 1 Kawali.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Desain
penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan bentuk One
Group Pretest–Posttest Design, yaitu memberikan tes awal (pretest), perlakuan
berupa latihan medicine ball, kemudian tes akhir (posttest). Populasi penelitian
berjumlah 32 siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Kawali, sedangkan sampel
penelitian sebanyak 24 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive
sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan peneliti. Instrumen penelitian
berupa tes keterampilan lempar lembing yang dilaksanakan sebelum dan sesudah
perlakuan, dengan setiap peserta melakukan tiga kali lemparan dan hasil terbaik
dijadikan skor penelitian. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–
Wilk dan uji hipotesis Paired Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal
dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,335 dan 0,443. Hasil uji
hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 7,427 dengan nilai signifikansi < 0,001
(< 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan
posttest. Rata-rata hasil lempar lembing siswa meningkat dari 15,77 meter pada
pretest menjadi 20,83 meter pada posttest atau mengalami peningkatan sebesar 5,06
meter. Kesimpulannya, latihan medicine ball berpengaruh signifikan terhadap
peningkatan hasil pembelajaran lempar lembing siswa kelas X TKJ di SMK Negeri
1 Kawali melalui peningkatan kekuatan dan daya ledak otot lengan.