| dc.description.abstract |
ABSTRAK
Abstrak merupakan intisari penelitian yang mengandung tujuan, metode, desain, populasi dan sampel, teknik pengambilan sampel, instrumen tes, serta hasil dan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan plyometric upper body, resistance training, dan kombinasi keduanya dalam menurunkan risiko cedera bahu pada atlet bola voli. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh atlet bola voli aktif di Karangnunggal Voli Ball, dengan sampel berjumlah 30 atlet yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan (masing-masing 10 atlet). Instrumen tes yang digunakan meliputi Closed Kinetic Chain Upper Extremity Stability Test (CKCUEST) untuk stabilitas bahu, tes push-up 60 detik untuk keseimbangan kekuatan otot, dan Apley’s scratch test untuk range of motion (ROM). Pengolahan data menggunakan SPSS 24 melalui paired sample t-test, One-Way ANOVA, dan Post Hoc Tukey. Hasil penelitian menunjukkan ketiga modalitas latihan efektif menurunkan risiko cedera bahu (p<0,05), di mana kelompok kombinasi mencatatkan efektivitas tertinggi dalam meningkatkan stabilitas (+8,3), kekuatan otot (+11,8), dan efisiensi ROM (-5,2 cm). Kesimpulannya, kombinasi latihan plyometric upper body dan resistance training memberikan perlindungan fungsional paling optimal pada kompleks bahu atlet bola voli. |
en_US |