Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi latihan clap push-up dan bench press terhadap
peningkatan power lengan pada teknik chudan zuki siswa ekstrakurikuler karate di SMAN 1 Pamarican. Metode
penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi
penelitian mencakup 50 siswa putra anggota ekstrakurikuler karate, dan sampel berjumlah 30 siswa yang dipilih
menggunakan teknik simple random sampling secara diundi. Sampel dibagi menjadi dua kelompok masingmasing 15 siswa: kelompok eksperimen yang memperoleh kombinasi latihan clap push-up dan bench press,
serta kelompok kontrol yang memperoleh latihan bench press saja. Instrumen tes yang digunakan untuk
mengukur daya ledak otot lengan adalah two-hand medicine ball put test. Analisis data dilakukan menggunakan
uji t berpasangan (paired sample t-test) dan uji t independen (independent sample t-test) pada aplikasi IBM
SPSS Statistics v26. Hasil penelitian menunjukkan kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata-rata
power lengan sebesar 0,87 meter (22,64%), sedangkan kelompok kontrol sebesar 0,45 meter (11,78%).
Pengujian hipotesis paired sample t-test kelompok eksperimen menghasilkan nilai t-hitung = 91,464 (p = 0,000
< 0,05). Hasil uji independent sample t-test terhadap gain score menghasilkan nilai t-hitung = 42,001 (p = 0,000
< 0,05). Kesimpulannya, kombinasi latihan clap push-up dan bench press memberikan pengaruh yang signifikan
dan jauh lebih tinggi dibandingkan latihan tunggal bench press dalam meningkatkan power lengan pada teknik
chudan zuki.