Abstract:
Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit
yang sering terjadi pada anak dan dapat menyebabkan masalah bersihan jalan napas
tidak efektif akibat penumpukan sekret. Fisioterapi dada dan peppermint oil
merupakan terapi nonfarmakologis yang dapat membantu mengencerkan serta
mengeluarkan sekret sehingga jalan napas menjadi lebih bersih. Tujuan:
Menganalisis penerapan fisioterapi dada dan peppermint oil dalam mengatasi
masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada anak dengan ISPA di RSUD dr.
Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode: Studi kasus dengan pendekatan asuhan
keperawatan pada seorang anak usia 22 bulan yang mengalami ISPA dengan
diagnosis keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Intervensi berupa
fisioterapi dada (clapping, vibrasi, dan postural drainage) serta inhalasi sederhana
peppermint oil dilakukan selama 3 hari sebanyak 3 kali setiap harinya. Hasil:
Setelah dilakukan intervensi, terjadi perbaikan kondisi respirasi yang ditandai
dengan berkurangnya sekret, hilangnya suara napas tambahan ronki, frekuensi
napas kembali normal menjadi 28 kali/menit, sesak napas berkurang, suhu tubuh
kembali normal (36,7°C), serta nafsu makan meningkat. Pasien menunjukkan
kondisi yang lebih baik dan diperbolehkan pulang. Kesimpulan: Penerapan
fisioterapi dada dan peppermint oil efektif dalam mengatasi bersihan jalan napas
tidak efektif pada anak dengan ISPA. Intervensi ini dapat digunakan sebagai terapi
komplementer yang aman dan membantu meningkatkan keberhasilan asuhan
keperawatan pada pasien anak dengan gangguan pernapasan.