Abstract:
Alat musik Kolotik merupakan salah satu warisan budaya lokal yang berasal dari Desa
Cimaragas, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Kolotik berkembang dari kolotok, yaitu alat
penanda ternak tradisional yang kemudian dimodifikasi menjadi alat musik bernilai seni.
Keberadaan Kolotik tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga
mengandung nilai sejarah dan budaya yang menjadi identitas lokal masyarakat
Cimaragas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai sejarah, nilai budaya, serta
peran alat musik Kolotik sebagai identitas lokal masyarakat Cimaragas. Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pembuat Kolotik, penggiat
seni, tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan Dinas Kebudayaan, serta dokumentasi.
Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan,
sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sejarah Kolotik tercermin dari proses
transformasi kolotok sebagai alat penanda ternak menjadi alat musik tradisional yang
menggambarkan perjalanan sejarah masyarakat agraris di Cimaragas. Sementara itu, nilai
budaya yang terkandung dalam Kolotik meliputi nilai ekonomi, nilai seni, nilai sosial,
nilai identitas daerah.