| dc.description.abstract |
Ilham Gunawan. 2026. Peran Penyuluh Pertanian dalam Pemberdayaan
Kelompok Tani (Studi Kasus pada Kelompok Tani Sri Mukti di Desa Gegempalan
Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis). Di bawah bimbingan Sudrajat dan
Muhamad Nurdin Yusuf.
Sektor pertanian memiliki peranan penting dalam pembangunan nasional dan
menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat pedesaan. Namun, dalam
pengembangannya masih dijumpai berbagai tantangan dalam penguatan
kelembagaan kelompok tani, terutama terkait dinamika kelompok, pengelolaan
organisasi, serta kemampuan kelompok dalam mencapai kemandirian. Kondisi
tersebut menunjukkan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mendukung
pemberdayaan kelompok tani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peran
penyuluh pertanian dalam pemberdayaan Kelompok Tani Sri Mukti di Desa
Gegempalan, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis; (2) tingkat keberdayaan
Kelompok Tani Sri Mukti; dan (3) hubungan antara peran penyuluh pertanian
dengan tingkat keberdayaan kelompok tani. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan
April hingga Juni 2026 dengan menggunakan metode kuantitatif. Jumlah responden
yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 51 orang. Analisis data dilakukan secara
deskriptif dan menggunakan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian berada pada kategori sangat baik
dengan persentase rata-rata sebesar 81,89%, yang mencerminkan optimalnya peran
penyuluh sebagai motivator, fasilitator, edukator, dan dinamisator dalam
mendampingi serta memperkuat kapasitas kelompok tani. Tingkat keberdayaan
Kelompok Tani Sri Mukti berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase
sebesar 84,41%, yang ditunjukkan oleh kemampuan kelompok dalam mengelola
usahatani, memperkuat kelembagaan dan dinamika kelompok, meningkatkan akses
terhadap informasi dan inovasi pertanian, serta membangun kerja sama yang
mendukung terwujudnya kelompok tani yang mandiri. Hasil analisis korelasi
menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara peran
penyuluh pertanian dengan tingkat keberdayaan kelompok tani, dengan nilai
koefisien korelasi sebesar 0,692 yang termasuk kategori kuat dan nilai signifikansi
sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik peran penyuluh pertanian
dalam menjalankan fungsi pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas
kelompok tani, maka semakin tinggi tingkat keberdayaan kelompok tani. |
en_US |