Abstract:
Fluor albus adalah keluarnya cairan selain darah dari saluran vagina yang
tidak biasa, berbau, atau tidak disertai rasa gatal di area sekitarnya. Penyebab fluor
albus berbeda dari fisiologis ke patologis. Fluor albus fisiologis disebabkan oleh
kelenjar serviks yang mengeluarkan cairan jernih yang dicampur dengan bakteri,
sel-sel vagina yang terlepas, dan sekresi dari kelenjar bartolini. Aktivitas bakteri
normal juga menyebabkan sekret vagina (Iswatun et al., 2021). Penanganan
keputihan yaitu dengan farmakologi dan non farmakologi. Terapi farmakologi yaitu
dengan anti jamur, seperti fluconazole, clotrimazole, dan miconazole, untuk
mengatasi infeksi jamur yang menyebabkan keputihan. Terapi dengan terapi
komplementer yaitu dengan rebusan air daun sirih dan air rebusan daun sirsak
(Kirana et al., 2021). Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja UPTD Puskesmas
ciamis, dengan metode studi kasus. Sampel pada penelitian ini adalah remaja putri
yang mengalami fluor albus, penelitian dilakukan selama 3 hari, hasil penelitian ini
menujukan Pemberian rebusan daun sirih merah efektif sebagai terapi non
farmakologis dalam membantu mengurangi keputihan dan rasa gatal, serta
meningkatkan kebersihan area genetalia jika dilakukan secara rutin.