Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan pengelolaan
sarana dan prasarana (sarpras) pembelajaran Informatika dalam mendukung
peningkatan kinerja guru pada era pembelajaran berbasis teknologi digital. Di
SMAN 9 Tasikmalaya, pengelolaan sarpras Informatika masih menghadapi
berbagai kendala, seperti keterbatasan perangkat yang belum berfungsi optimal,
ketidakstabilan jaringan internet, belum tersedianya software coding, serta
pengelolaan yang belum sepenuhnya berbasis kebutuhan pembelajaran.