Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa kepala sekolah memegang peran sentral
bukan sekadar sebagai manajer, melainkan sebagai inovator. Peran inovator
mengharuskan kepala sekolah mampu memperkenalkan cara-cara baru, baik
dalam metode kerja, pemanfaatan teknologi, maupun penciptaan iklim organisasi
yang segar. Inovasi yang dilakukan kepala sekolah berfungsi sebagai stimulus
yang memutus rutinitas yang membosankan.