Abstract:
Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya komunikasi internal di Kantor Desa Cikoneng, yang diindikasikan oleh miskomunikasi, hambatan daya serap akibat disparitas pendidikan aparatur, dan rendahnya fokus kerja pegawai. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan komunikasi internal di Kantor Kepala Desa Cikoneng, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam bersama kepala desa serta perangkat desa. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Landasan teoretis yang digunakan adalah teknik komunikasi organisasi menurut Onong Uchjana Effendy (dimensi informatif, persuasif, instruktif/koersif, dan human relations).
Hasil penelitian menunjukkan komunikasi internal telah memanfaatkan media digital (WhatsApp Group) dan rapat mingguan. Namun, fungsi informatif terhambat oleh perbedaan pendidikan pegawai yang memicu penyampaian pesan berulang. Pada dimensi instruktif, kepala desa optimal menerapkan disiplin sesuai SOP, sementara dimensi persuasif dan human relations berhasil menciptakan atmosfer kerja yang harmonis. Hambatan utama berupa rendahnya kehadiran rapat koordinasi akibat benturan tugas lapangan. Upaya penanggulangan dilakukan melalui simplifikasi bahasa instruksi, ketegasan sanksi disiplin, dan penyediaan ruang diskusi yang fleksibel.