Abstract:
Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk menyesuaikan pembelajaran dengan
kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, guru tidak
hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang mendukung
penguatan literasi baca-tulis dan literasi digital siswa. Rendahnya kemampuan literasi siswa
serta beragamnya karakteristik belajar menjadi alasan penting perlunya penerapan strategi
adaptif dalam pembelajaran.