Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya disiplin kerja pegawai pada
Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Ciamis yang terlihat dari daftar
kehadiran pegawai yang belum maksimal yang ditandai dengan adanya beberapa
pegawai yang tidak hadir di tempat kerja dengan alasan tidak jelas. Adapun tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui disiplin kerja pegawai di Perm Perhutani
KPH Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif. Informan dalam penelitian ini sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan
data adalah studi kepustakaan, studi lapangan (wawancara dan observasi) dan
dokumentasi. Penulis mengunakan teknik analisis data kualitatif melalui
pengolahan data hasil wawancara dan observasi untuk ditarik kesimpulan sehingga
dapat menjawab permasalahan dalam penelitian. Berdasarkan hasil penelitian
diketahui bahwa: Disiplin kerja pegawai di Perum Perhutani KPH Kabupaten
Ciamis belum sepenuhnya optimal. Hal ini dilihat masih adanya hambatan yang
belum sesuai dalam meningkatkan disiplin kerja di Perum Perhutani KPH
Kabupaten Ciamis seperti adanya sebagian pegawai yang masuk kantor kesiangan
dan pulang kantor lebih cepat tidak sesuai dengan waktu jam kerja pegawai, belum
sesuainya penggunaan pakaian dalam bekerja sesuai dengan peraturan yang
berlaku, ketegasan dari atasan dalam memberikan sanksi hukuman bagi pegawai
yang melanggar, dan pimpinan belum mampu bersikap tegas, sulit mengambil
keputusan secara cepat dan tepat. Upaya mengatasi hambatan-hambatan tersebut
yaitu dengan adanya pengawasan melekat (waskat), penggunaan persensi
elektronik yang menerapkan foto wajah dan koordinat kantor tempat kerja tidak
secara manual, dan tidak diberikannya insentif. Adanya pemberian sanksi yang
bertujuan untuk memperbaiki kedisiplinan pegawai yang melanggar, memberikan
pelajaran kepada pelanggar dalam memelihara peraturan yang berlaku. Pimpinan
harus berani dan tegas, bertindak untuk memberi hukuman berupa sanksi kepada
setiap pegawai yang indisipliner sesuai dengan sanksi hukuman serta peraturan
yang telah diterapkan oleh organisasi. Pimpinan harus mampu bersikap tegas,
dalam mengambil keputusan secara cepat dan tepat