Abstract:
Kolaborasi Antar Institusi Dalam Menangani Bencana Longsor di Desa Sukawening Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kolaborasi antar institusi dalam menangani bencana longsor di Desa Sukawening Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis masih belum optimal. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses serta berlangsungnya kolaborasi antar institusi dalam menangani bencana longsor di Desa Sukawening Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis dan mengetahui faktor penghambat yang terjadi saat berlangsungnya kolaborasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Informan sebanyak 5 orang. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan, studi lapangan (wawancara dan observasi) dan dokumentasi. Penulis mengunakan teknik analisis data kualitatif melalui pengolahan data hasil wawancara dan observasi untuk ditarik kesimpulan sehingga dapat menjawab permasalahan dalam penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: Kolaborasi antar institusi dalam menangani bencana tanah longsor di Desa Sukawening Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis belum sepenuhnya dilaksanakan secara optimal. Hal ini dilihat masih adanya hambatan seperti belum adanya kepastian jadwal pelaksanaan pembangunan permanen pasca bencana, keterbatasan anggaran, belum terealisasinya pencairan dana dari pemerintah pusat, serta belum optimalnya pelaksanaan tindak lanjut yang dibutuhkan masyarakat terdampak bencana tanah longsor di Desa Sukawening Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Adapun upaya yang dilakukan seperti meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar lembaga, memperkuat komitmen setiap institusi yang terlibat, melakukan pemeliharaan sementara pada lokasi terdampak longsor, mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, serta mengupayakan dukungan anggaran guna mendukung percepatan pembangunan permanen dan pemulihan pasca bencana.