Abstract:
Asep Cece Kartiwa. 2026. “Pengaruh Kebutuhan Aktualisasi dan
Penghargaan terhadap Prestasi Kerja Polri (Studi pada Kepolisian Resor
Ciamis)”.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya prestasi kerja
anggota Polri secara merata di Kepolisian Resor Ciamis, yang diduga dipengaruhi
oleh belum terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri secara merata serta sistem
penghargaan yang belum menjangkau seluruh anggota secara konsisten.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) pengaruh
kebutuhan aktualisasi diri terhadap prestasi kerja anggota; (2) pengaruh
penghargaan terhadap prestasi kerja anggota; dan (3) pengaruh kebutuhan
aktualisasi diri dan penghargaan secara simultan terhadap prestasi kerja anggota
Kepolisian Resor Ciamis.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain explanatory
survey. Populasi penelitian berjumlah 367 anggota Kepolisian Resor Ciamis,
dengan sampel sebanyak 79 orang yang diperoleh melalui rumus Slovin dan
teknik stratified random sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas,
reliabilitas, korelasi, serta analisis regresi linear berganda, dengan pengujian
hipotesis menggunakan uji t dan uji F.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kebutuhan aktualisasi diri
berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja anggota dengan
koefisien korelasi sebesar 0,835 (kategori kuat) dan kontribusi sebesar 69,7; (2)
penghargaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja anggota
dengan koefisien korelasi sebesar 0,561 (kategori sedang) dan kontribusi sebesar
31,5%; dan (3) kebutuhan aktualisasi diri dan penghargaan secara simultan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja anggota dengan
koefisien korelasi berganda sebesar 0,840 (kategori sangat kuat) dan kontribusi
sebesar 70,5%.
Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan
prestasi kerja anggota Polri dapat dilakukan melalui optimalisasi pemenuhan
kebutuhan aktualisasi diri, seperti pemberian kesempatan pengembangan diri dan
penugasan sesuai kompetensi, serta penerapan sistem penghargaan yang adil,
transparan, dan konsisten. Dengan demikian, organisasi diharapkan mampu
meningkatkan motivasi, kepuasan kerja, dan kinerja anggota secara berkelanjutan.