Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Pengelolaan Bank Sampah Bararesik Oleh
Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Di Desa Sukasenang Kecamatan
Sindangkasih Kabupaten Ciamis yang masih belum optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan Pendekatan Studi Kasus. Informan sebanyak 9 (sembilan) orang. Adapun Teknik pengumpulan data melalui wawancara,
observasi, dan studi dokumentasi. Teknik pengolahan/analisis data dalam
penelitian ini menggunakan pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Berdasarkan hasil penelitian Pengelolaan Bank Sampah Bararesik Oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Di Desa Sukasenang Kecamatan Sindangkasih
Kabupaten Ciamis belum berjalan optimal. Hal ini terlihat berdasarkan hasil
penelitian terdapat 5 (Lima) dimensi dimana, 2 (Dua) dimensi belum berjalan
optimal. Hambatan yang dihadapi dalam pengelolaan Bank Sampah Bararesik
yaitu: Kurangnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sehingga masih terdapat masyarakat yang belum memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam mengelola sampah, Komunikasi dan koordinasi antara pengelola dengan pemerintah desa yang belum berlangsung secara rutin, Selanjutnya keterbatasan sumber daya manusia pengelola bank sampah. Di samping itu, mekanisme evaluasi kinerja belum tersusun secara sistematis dan hasil evaluasi belum sepenuhnya menghasilkan tindak lanjut yang jelas serta berkelanjutan. Meskipun demikian, pengelola bank sampah telah melakukan upaya untuk mengoptimalkan pengelolaan bank sampah bararesik antara lain, pihak pengelola sudah melakukan sosialisasi, edukasi dan pembinaan kepada masyarakat meskipun pelaksanaannya belum menjangkau seluruh masyarakat secara merata. Selain itu, pengelola juga telah memberikan motivasi kepada anggota pengelola yang kurang aktif,
walaupun hasilnya belum maksimal.