Abstract:
Indra Arvianto. 2026. “Pengaruh Rotasi Kerja, Masa Kerja, dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Perawat di RSUD
Asih Husada Langensari”.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kinerja perawat di RSUD
Asih Husada Langensari Kota Banjar, yang diduga dipengaruhi oleh belum
optimalnya pelaksanaan rotasi kerja terutama pada aspek pemerataan kemampuan
dan kondisi lingkungan kerja, belum optimalnya pemanfaatan masa kerja
khususnya pada aspek pengelolaan tuntutan kerja dan pengembangan sumber daya
pribadi, serta belum optimalnya program pengembangan sumber daya manusia
terutama pada aspek pengembangan karir dan pengelolaan stres lingkungan kerja
perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) pengaruh
rotasi kerja terhadap kinerja perawat; (2) pengaruh masa kerja terhadap kinerja
perawat; (3) pengaruh pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja
perawat; dan (4) pengaruh rotasi kerja, masa kerja, dan pengembangan sumber daya
manusia secara simultan terhadap kinerja perawat di RSUD Asih Husada
Langensari Kota Banjar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei
dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di RSUD
Asih Husada Langensari yang berjumlah 76 orang, dengan jumlah sampel sebanyak
64 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan rumus
Slovin. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, korelasi, serta
analisis regresi linear berganda, dengan pengujian hipotesis menggunakan uji t dan
uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rotasi kerja berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja perawat dengan koefisien korelasi sebesar 0,916
(kategori sangat kuat) dan kontribusi sebesar 83,95%, dibuktikan dengan nilai t
hitung (18,008) > t tabel (1,999); (2) masa kerja berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja perawat dengan koefisien korelasi sebesar 0,922 (kategori sangat
kuat) dan kontribusi sebesar 84,98%, dibuktikan dengan nilai t hitung (18,73) > t
tabel (1,999); (3) pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja perawat dengan koefisien korelasi sebesar 0,909
(kategori sangat kuat) dan kontribusi sebesar 82,71%, dibuktikan dengan nilai t
hitung (17,561) > t tabel (1,999); dan (4) rotasi kerja, masa kerja, dan
pengembangan sumber daya manusia secara simultan berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja perawat dengan koefisien korelasi berganda sebesar
0,954 (kategori sangat kuat) dan kontribusi sebesar 90,95%, dibuktikan dengan nilai
F hitung (200,996) > F tabel (2,758), dengan persamaan regresi Ŷ = 9,127 +
0,549X₁ + 0,440X₂ + 0,362X₃.