Abstract:
Dihni Apriliani, NIM 3403220046. "Pengaruh Rasio Aktivitas Terhadap Pertumbuhan Laba (Studi pada PT Indofarma Tbk Tahun 2015-2024)". Dibawah bimbingan Bapak Mohamad Apip, S.E., M. Si sebagai Dosen Pembimbing I dan Ibu Purnama Sari, S.E., M. AB. sebagai Dosen Pembimbing II.
Penelitian ini difokuskan pada Pengaruh Rasio Aktivitas Terhadap Pertumbuhan Laba (Studi pada PT Indofarma Tbk Tahun 2015-2024). Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini meliputi: 1. Bagaimana rasio aktivitas pada PT Indofarma Tbk Tahun 2015-2024? 2. Bagaimana pertumbuhan laba pada PT Indofarma Tbk Tahun 2015-2024? 3. Seberapa besar pengaruh rasio aktivitas terhadap pertumbuhan laba pada PT Indofarma Tbk?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui dan menganalisis rasio aktivitas pada PT Indofarma Tbk. 2. Untuk mengetahui dan menganalisis pertumbuhan laba pada PT Indofarma Tbk. 3. Untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh rasio aktivitas terhadap pertumbuhan laba pada PT Indofarma Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yaitu laporan keuangan tahunan atau annual report PT Indofarma Tbk dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GIBEI) di Fakultas Ekonomi Universitas Galuh dan Indonesian Stock Exchange (www.idx.co.id). Teknik analisis data yang digunakan yaitu: koefisien korelasi sederhana, koefisien determinasi, uji t, regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa: 1). rasio aktivitas pada PT Indofarma Tbk periode 2015–2024 memiliki rata-rata sebesar 0,96 kali dan berada di bawah standar rata-rata industri 2 kali. 2). pertumbuhan laba pada PT Indofarma Tbk periode 2015–2024 memiliki nilai rata-rata sebesar -1,30 dan mengalami fluktuasi yang sangat tajam sehingga menunjukkan kondisi kinerja keuangan yang belum stabil.. 3). rasio aktivitas tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba pada PT Indofarma Tbk periode 2015-2024 dengan koefisien korelasi sebesar 0,150, koefisien determinasi sebesar 2,25%, dan nilai signifikansi sebesar 0,679 (>0,05).