Unigal Repository

KESANTUNAN BERBAHASA DALAM KOMENTAR NETIZEN PADA KONTEN KLARIFIKASI GUS ELHAM DI PLATFORM TIKTOK

Show simple item record

dc.contributor.author Nurkhalimah, Nurkhalimah
dc.date.accessioned 2026-07-03T07:41:22Z
dc.date.available 2026-07-03T07:41:22Z
dc.date.issued 2026-07-03
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8912
dc.description.abstract Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya penggunaan media sosial sebagai ruang interaksi yang memungkinkan masyarakat menyampaikan berbagai pandangan secara terbuka. Dalam praktiknya, penggunaan bahasa pada media sosial tidak selalu menunjukkan penerapan prinsip kesantunan berbahasa. Fenomena tersebut terlihat pada kolom komentar konten klarifikasi Gus Elham di platform TikTok yang menampilkan beragam tanggapan netizen. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik kesantunan berbahasa yang muncul dalam komentar netizen pada konten klarifikasi Gus Elham di platform TikTok serta mendeskripsikan model konseptual pemanfaatannya sebagai alternatif pengayaan bahan ajar teks argumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan tertulis netizen dalam kolom komentar pada lima belas konten klarifikasi Gus Elham yang diunggah melalui berbagai akun TikTok pada periode 11 sampai 17 November 2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan teknik dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kesantunan berbahasa netizen dalam komentar pada konten klarifikasi Gus Elham diwujudkan melalui kecenderungan pematuhan dan pelanggaran terhadap prinsip kesantunan berbahasa menurut Leech yang meliputi maksim kearifan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan simpati. Karakteristik tersebut tercermin melalui tuturan yang mengandung dukungan, empati, penghargaan, sindiran, celaan, maupun ketidaksetujuan. Berdasarkan hasil analisis, data kesantunan berbahasa dalam komentar netizen tersebut memiliki relevansi dengan capaian pembelajaran teks argumentasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengayaan bahan ajar. Pemanfaatan tersebut dituangkan dalam bentuk model konseptual e-modul yang memuat materi, contoh, dan kegiatan analisis kesantunan berbahasa berbasis data autentik dari media sosial. Kehadiran model konseptual tersebut diharapkan dapat membantu peserta didik memahami penggunaan bahasa yang santun dalam menyampaikan pendapat serta mendukung pembelajaran teks argumentasi yang lebih kontekstual. en_US
dc.language.iso en en_US
dc.publisher Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia en_US
dc.relation.ispartofseries Nurkhalimah;2108220020
dc.subject kesantunan berbahasa, komentar netizen,TikTok, teks argumentasi, pengayaan bahan ajar. en_US
dc.title KESANTUNAN BERBAHASA DALAM KOMENTAR NETIZEN PADA KONTEN KLARIFIKASI GUS ELHAM DI PLATFORM TIKTOK en_US
dc.title.alternative (Alternatif Pengayaan Bahan Ajar Teks Argumentasi) en_US
dc.type Book chapter en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account